Banjir Belum Surut, 4.282 Orang Masih Mengungsi di Bandung

Wartawan : • Editor : Elsy • 2016-03-14 11:20

Banjir akibat luapan Sungai Citarum di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih belum surut juga hingga Minggu (13/3) malam ini. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, total 4.282 orang masih mengungsi akibat bencana tersebut. Di antara pengungsi terdapat 446 balita, 38 ibu hamil, 300 lansia, 20 ibu menyusui, dan 30 orang sakit berupa gatal-gatal dan flu. Mereka ditempatkan di berbagai posko pengungsian. Antara lain di GOR Baleendah, gedung Unilon, posko Matahari Residence Mekarsari, Baleendah, dan posko di Kampung Mekarsari. 

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam keterangan resminya, mengatakan BPBD Kabupaten Bandung akan menaikkan status bencana itu menjadi Tanggap Darurat. “Draft SK darurat sudah dibuat, tinggal proses penandatanganan Bupati,” katanya, seperti dilansir dari CNN Indonesia. Berdasarkan catatan badan itu, daerah-daerah yang masih terendam antara lain: Cieunteung, Babakan Leuwi Bandung, Dayeuhkolot, Bojong Asih, Pasawahan, Bojong Citepus, Cigosol, Andir, Parunghalang, Kamasan, Bojong Malaka, dan sebagian Rancamanyar. Akibat genangan air, distribusi logistik agak tersendat. 

Sampai kemarin sore hujan masih turun mengguyur Kabupaten Bandung dengan intensitas sedang. Proses evakuasi pun masih berlangsung. Adapun BPBD Kabupaten Bandung sendiri memprediksi, saat ini belumlah puncak banjir. Banjir telah melanda 15 daerah di Kabupaten Bandung akibat luapan Sungai Citarum, menyusul hujan deras yang terjadi selama sepekan. Bencana ini menyebabkan dua orang tewas. Dua orang meninggal dunia dalam bencana ini. Risa, 13, meninggal dunia akibat tersengat listrik saat banjir di Dayeuhkolot. Sementara Ela, 40, meninggal terseret arus di Pameungpek. Tiga orang hilang dalam peristiwa tersebut, yaitu suami Ela dan kedua anak perempuannya.