Tingkatkan Partisipasi Kaum Perempuan

Wartawan : Lumban Tori - Padang Ekspres • Editor : Elsy • 2016-10-14 09:41

Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui BP2KB mensosialisasikan pentingnya peran perempuan dalam kehidupan, serta berupaya mengangkat derajat wanita, dengan mengangkat tema “Melalui Orientasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kita Wujudkan Pembangunan yang Berbasis Gender dengan Meningkatkan Pertipasi Kaum Perempuan di Kabupaten Pasaman” di Gedung Syamsiar Taib Lubuk Sikaping (12/10).

Safe’i Siregar, Sekda Pasaman dalam sambutannya mengatakan, berbicara mengenai sejarah tentang perjuangan untuk kaum perempuan dan mengangkat derajat kaum perempuan, jauh sebelum R.A kartini tahun 1908 dan PBB. Nabi muhammad sudah mengangkat derajat kaum wanita ke tempat derajat yang paling mulia.

“Bahkan nabi Muhammad SAW pernah bersabda. Surga itu terletak di kaki ibu, dan Ibu mu, Ibu mu, dan ibu mu, tiga kali dan sekali bapak mu. Ini menandakan kalau kesetaraan gender sangat dibutuhkan, khususnya di Pasaman ini,” katanya.

Akan tetapi, walaupun sudah banyak upaya dan perjuangan dalam meningkatkan kesejahteraan dan keadilan gender ini, masih banyak kesenjangan yang ditemui dari berbagai bidang, salah satunya kekerasan fisik juga non fisik baik dalam rumah tangga (KDRT)

“KDRT ini sebenarnya faktor kurangnya pendidikan bagi generasi perempuan. Perempuan saat ini masih kebanyakan lemah di mata laki-laki. Justru itu, melalui acara ini kita mencoba mensosialisasikan dan menyadarkan kaum perempuan, betapa pentingnya pendidikan bagi regenerasi kita mendatang,” katanya.

Kemudian, kata dia, persoalan lainnya, keterbatasan pendidikan dan pelatihan bagi kaum perempuan, masalah kesehatan yang kurang mendapat perlindungan, terbatasnya akses kaum perempuan di bidang ekonomi produktif, dan juga keikutsertaan dalam merumuskan dan mengambil kebijakan keputusan dalam rumah tangga.

Karena itu, tujuan dari sosialisasi ini membahas tentang analisa pembangunan dan pembinaan bagi kaum perempuan yang dilaksanakan saat ini, khususnya di Kabupaten Pasaman.

Selain itu, Kepala BPP KB Sumbar, melalui Ketua PKK Kabupaten Pasaman, Agustinar Yusuf Lubis mengatakan, sangat mengapresiasi dan bangga atas semangat para kaum ibu-ibu Pasaman mau datang serius mengikuti acara ini. Karena, ada sekitar 80 orang kaum ibu yang ikut serta dalam acara ini.

“Tujuan dari acara ini salah satunya adalah meningkatkan peran dan kontribusi perempuan dalam aspek pembangunan, baik pembangunan di bidang Karir, Usaha, juga dalam pembangunan rumah tangga,” katanya.

Selanjutnya, meminimalisir kesenjangan perbedaan hak antara laki-laki dan perempuan pada setiap sektor pembangunan, dan juga meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak menuju keluarga kecil yang berkualitas.

Oleh sebab itu, ini sangat penting, dan harus serius dibahas dan diperjuangkan nantinya. Karena kalau dilihat dari persentase 2 tahun yang lalu, jumlah perempuan di Sumbar lebih tinggi perempuan dari Laki-laki. Sementara pesentasi tenaga kerja perempuan lebih rendah dari laki-laki, 80,25 laki-laki dan 50,65 permpuan. Dalam birokrasi pemerintahan perempuan hanya menduduki sekitar 14 persen.

“Itu baru data 2014, belum lagi data di tahun 2015 dan 2016, tentu lebih tinggi dan lebih banyak jumlah penduduk di Sumbar, apalagi saat ini mendapatkan pekerjaan begitu sulit dan semakin hari bertambah pengangguran,” katanya.

Sementara Angka Kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak-anak cendrung meningkat dari tahun ke tahun. Terbukti pada 2014 dengan 445 kasus dan 557 terhadap anak.

“Di sini kita perlukan sosialisasi, juga pelatihan dan pembinaan, nantinyaagar perempuan tidak kalah juga dengan kaum laki-laki,” jelasnya. Tampak hadir pada kesempatan itu Kapala BPPKB Sumbar, Kepala Bapeda Kabupaten Pasaman, dan kepala Badan PPKB Pasaman. (*)