Dari Artis Sampai Pebalap Dukung Persebaya

Wartawan : JPNN • Editor : Riyon • 2017-06-19 10:24:09

Joshua Suherman mendoakan yang terbaik untuk Persebaya Surabaya yang tengah merayakan hari jadi ke-90. Sebagai salah satu fan Green Force, Johshua berharap Persebaya segera kembali berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Harapan itu dia panjatkan dalam Anniversary Game yang digelar dalam rangka HUT Persebaya ke-90, Sabtu (17/6) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. “Ini adalah ultah pertama setelah Persebaya hidup lagi. Harapan saya adalah Persebaya sampai ke kasta tertinggi,” kata Joshua kepada JawaPos.com.

Meski lahir di Surabaya, Joshua sejatinya tumbuh besar di Jakarta. Namun Joshua tak pernah meninggalkan identitasnya sebagai Arek Surabaya. Joshua suka dengan sepak bola. Bagi Joshua, mendukung Persebaya sudah selayaknya dia lakukan sebagai Arek Suroboyo.

”Saya suka sepakbola. Saya merasa harus mendukung klub lokal. Karena kampung halaman saya adalah Surabaya, dan dari kecil saya familiar dengan itu, jadi secara tak langsung saya menjadi pendukung Persebaya,” jelas mantan penyanyi cilik ini.

Meski jarang menonton langsung Persebaya di stadion, Joshua mengaku tak pernah ketinggalan kabar tentang Persebaya. Ia tak pernah ketinggalan berita terbaru tentang klub kebanggannya tersebut.

”Kalau lagi tayang di televisi, saya pasti menyaksikan.  Kalau tidak disiarkan ya saya baca dari portal berita atau twitter,” jelasnya Joshua.

Tidak hanya Joshua, pebalap muda Gerry Salim asal tim Astra Honda Racing Team (AHRT) juga dikenal sebagai salah satu Bonek sejati. Ia selalu membawa identitas Bonek di manapun dia membalap. Gerry memang lahir dan tumbuh besar di Surabaya.

Hanya saja pebalap 20 tahun ini kurang tertarik dengan sepakbola. Meski membawa Bonek sebagai jati diri ketika di lintasan balap, dia belum pernah sekalipun datang ke stadion untuk menonton Green Force bertanding.

Gerry baru menyansikan dan merasakan secara langsung besarnya atmosfer sepakbola ketika mendatangi Anniversary Game Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (17/6) malam.

“Baru pertama kali ini saya lihat Persebaya bermain,” akunya.”Ternyata semua bisa datang (untuk) mendukung Persebaya. Selama di balap motor, saya tidak pernah menjumpai penonton seramai ini,” ucapnya takjub. (*)