Timnas U-22 Pemusatan Latihan Tertutup di Bali

Wartawan : JPNN • Editor : Riyon • 2017-06-19 10:26:06

Tak Ada Agenda Uji Coba Internasional

Mulai 30 Juni nanti, Luis Milla akan memboyong timnas U-22 untuk menjalani pemusatan latihan tertutup di Bali. Tertutup, karena semua aktivitas mereka selama menjalani program latihan yang akan selama sepuluh hari tersebut, tidak untuk diakses atau menjadi bahan konsumsi pihak ketiga atau masayarakat luar. 

Ya, pelatih asal Spanyol itu memang sengaja menempuh cara semacam itu, untuk menghindari strategi dan cara bermain Garuda Muda –julukan timnas U-22– dideteksi oleh tim lawan sebelum tampil di kualifikasi Piala Asia U-23, 19 Juli nanti. ”Jadi akses ke media untuk meliput aktivitas latihan pun akan kami batasi,” kata Fanny Riawan, wakil direktur timnas PSSI, kemarin (18/6).

Menurut dia, pemusatan latihan tertutup tersebut adalah permintaan langsung dari Milla setelah rencana mereka untuk menjalani pemusatan latihan di Spanyol mulai akhir Juni nanti, sudah dibatalkan oleh PSSI. Kata Fanny, Milla akan memaksimalkan latihan selama sepuluh hari terakhir sebelum ke Thailand itu, untuk pemantapan strategi. 

Lantas siapa saja pemain yang akan diboyong ke Bali untuk menjalani pemusatan latihan tertutup tersebut? Menurut Fanny, para pemain akan mereka umumkan setelah 26 Juni nanti, atau bertepatan dengan batas akhir entry by name skuat Indonesia di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia, Agustus mendatang. 

Dalam perkembangan yang sama, pelaksana tugas (plt) Sekjen PSSI, Joko Driyono memastikan bahwa, selama menjalani pemusatan latihan tertutup tersebut, timnas tidak akan menjalani pertandingan ujicoba internasional. Sebab, kalau pun ada latih tanding, itu hanya dilakukan dengan melawan tim-tim lokal. 

Padahal, sebelumnya, Joko mengatakan bahwa, mereka akan mencari beberapa lawan sparing dari negara-negara kawasan Asia untuk menguji kemampuan tim besutan Milla tersebut. ”Tapi, setelah kami berdiskusi dengan jajaran pelatih, mereka sendiri yang meminta untuk tidak ada uji coba internasional,” timpalnya. (*)