Brunei vs Indonesia Minimal Delapan Gol

Wartawan : JPNN • Editor : Elsy • 2017-09-13 12:57:55

Timnas U-19 Indonesia akhirnya sampai di laga pemungkas grup B Piala AFF U-18 2017. Tim besutan Indra Sjafri itu bakal menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Thuwunna, Yangon, sore ini (tayangan langsung Indosiar pukul 15.30 WIB). Brunei memang bukan lawan yang sulit dikalahkan. Hanya, Garuda Nusantara –sebutan timnas U-19 Indonesia– butuh kemenangan besar bila ingin lolos ke babak selanjutnya.

Kini Garuda Nusantara berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan enam poin. Di atasnya, terdapat Vietnam dengan 9 poin dan Myanmar dengan 6 poin. Dua tim teratas itu bakal bentrok pada malam harinya.

Dengan laga tidak dimainkan secara bersamaan, ada potensi Vietnam dan Myanmar main mata untuk membuat Indonesia tersingkir. Peraturan di turnamen tersebut, jika poin sama, juara grup ditentukan dengan selisih gol. Vietnam saat ini berada di atas angin dengan selisih gol yang fantastis, yakni 15 (16-1).

Myanmar berada di bawahnya dengan selisih gol 13 (15-2). Nah, selisih gol Indonesia malah lebih sedikit, yakni 7 (11-4). “Tidak ada masalah meski jadwal kickoff berbeda. Makanya, kami utamakan untuk memikirkan kondisi yang ada di tim ini. Tidak perlu banyak pikirkan hal-hal lain,” kata pelatih Indra Sjafri kemarin.

Untuk aman, setidaknya Rachmat Irianto dkk harus menang atas Brunei dengan selisih minimal delapan gol. Dengan begitu, Indonesia akan memiliki 9 poin dengan selisih gol minimal 15. Dengan posisi seperti itu, Vietnam tidak akan mau mengalah kepada Myanmar. 

Pelatih Indra Sjafri sudah melakukan berbagai persiapan agar bisa menang besar sore nanti. “Cara paling aman, kami harus mencetak gol sebanyak-banyaknya. Oleh sebab itu, persiapan yang paling penting, bagaimana supaya kebugaran kembali lagi dan pemain melupakan kekalahan sebelumnya,” imbuh Indra.

Namun, Indra tidak ingin terlalu membebani anak asuhnya. Dia ingin penggawa timnas bisa bermain dengan nyaman. Target utama adalah meraih tiga poin dan membuka kans lolos ke semifinal. Pelatih 54 tahun itu optimistis timnya bisa lolos dari penyisihan grup. 

Mengatasi Brunei memang bukanlah hal yang sulit. Di atas kertas, level Brunei berada di bawah Indonesia. Tim asuhan Fujiwara Takao itu selama ini menjadi lumbung gol bersama Filipina di grup B. 

Brunei pernah kalah 1-8 oleh Vietnam dan 0-7 oleh Myanmar. Terlebih, Brunei sudah tidak punya target apa-apa di laga tersebut. Tim itu sudah dipastikan tersingkir karena hanya menang sekali dalam tiga laga grup B dengan koleksi 3 poin. Takao pun sadar bahwa kualitas anak asuhnya tidak sebanding dengan Indonesia.

Sementara itu, kekuatan timnas Indonesia U-19 bakal bertambah seiring kembalinya Feby Eka Putra. Menurut Ifran, dokter tim, pemain dari Mojokerto itu sudah siap untuk diturunkan dalam laga melawan Brunei nanti sore. Sebelumnya, saat timnas U-19 kalah 0-3 oleh Vietnam (11/9), dia absen karena demam tinggi.

Itu tentu menjadi kabar gembira untuk tim. Sebab, tim asuhan Indra Sjafri tersebut butuh mencetak gol sebanyak-banyaknya. (*)