OPPO F5 Miliki Teknologi Kecerdasan Buatan

Wartawan : Rudi Effendi - Padang Ekspres • Editor : Elsy • 2017-11-14 14:48:11

Riset Enam Bulan, Dijual Rp3.999.000

OPPO Indonesia resmi meluncurkan perangkat selfie expert terbarunya, OPPO F5 yang dilengkapi dengan A.I Beauty Recognition Technology, di Ballroom 3 The Ritz-Carlton Jakarta, kemarin (13/11). Teknologi kecerdasan buatan yang terdapat dalam F5 memungkinkan penggunanya mendapatkan hasil selfie lebih nyata dan membawa fotografi smartphone ke era baru. Perangkat yang ditargetkan untuk anak muda ini juga dilengkapi layar Full Screen FHD+ dengan rasio 18:9. 

OPPO F5  dijual dengan harga Rp3.999.000 dan konsumen dapat langsung membeli F5 Gold sejak kemarin (13/11). Selain itu, konsumen yang menginginkan perangkat F5 berwarna black dan F5 6 GB berwarna black dan red juga dapat melakukan pre-order hingga 17 November 2017 melalui jaringan e-commerce seperti Lazada, Shopee, Tokopedia, Elevania, JD.ID, dan Matahari Mall.

Marketing Director OPPO Indonesia, Alinna Wenxin menyebutkan OPPO F5 adalah jawaban bagi mereka yang menginginkan perangkat yang memenuhi gaya hidup aktif dengan berbagai fiturnya dan hasil fotografi yang berbeda dengan perangkat lain. 

“A.I. Beauty Recognition Technology akan memastikan bahwa karakter wajah masing-masing subjek dapat ditampilkan dengan baik. Sebelumnya sering terjadi kesalahan pengaplikasian fitur beautify seperti tampilan feminin untuk subjek pria, atau foto anak–anak dengan hasil selayaknya orang dewasa,” ujarnya. 

Berbagai teknologi baru yang muncul dalam OPPO F5 yang telah melalui riset selama enam bulan ini. Yakni AI Beauty Recognition Technology, teknologi kecerdasan buatan yang ditanamkan pada kamera depan 20 Megapixel OPPO F5. Melalui teknologi ini, kamera akan dapat mendeteksi secara detail jenis dan warna kulit, jenis kelamin, dan usia dari subjek foto. 

Hal ini dapat dilakukan dengan memindai lebih dari 200 titik pada wajah, sehingga perangkat ini dapat mengenali setiap keunikan wajah subjek seperti pada bagian hidung, lekuk pipi, dan bentuk dagu. Tujuannya  memastikan hasil foto selfie akan sesuai dengan kondisi wajah subjek tanpa terpengaruh dari ekspresi maupun sudut pengambilan gambar.

Selfie Expert Member OPPO, Chelsea Islan mengatakan dirinya telah menggunakan perangkat OPPO selama setahun terakhir. Menurutnya OPPO F5 yang paling mampu memberikan hasil foto alami tanpa melebih-lebihkan fitur di wajah. F5 dilengkapi kamera depan 20 MP dengan diafragma f/2.0 dan kamera belakang 16 MP dengan bukaan lebar f/1.8. Kamera depan F5 juga dapat memberikan efek bokeh dan HDR yang menjadi nilai tambah perangkat ini.

Selain itu, ada perangkat OPPO F5 menawarkan pengalaman visual terbaik dengan hadirnya layar 6 inci Full Screen FHD+ dengan resolusi tinggi 2160 x 1080. Layar ini akan memberikan kenyamanan dalam melihat konten-konten video dan juga bemain game. Selain itu terdapat fitur Split Screen Mode yang dapat menjalankan dua aplikasi sekaligus secara berdampingan dalam satu layar.

Sementara itu, selain dilengkapi sensor sidik jari di bagian belakang perangkat, OPPO F5 juga mengusung fitur facial unlock yang dapat membuka perangkat dengan melakukan pemindaian wajah. “Ada 128 titik wajah yang akan dipindai tiap kali perangkat dihadapkan ke wajah pengguna, penggunaan pemindaian ini mempercepat F5 untuk membuka perangkat dalam waktu kurang dari 1 detik,” kata Alinna.

Keunggulan lainnya, bagi penyuka games, OPPO F5 memiliki permainan Arena of Valor (AOV) yang memberikan optimalisasi tinggi. untuk dapatdimainkan di perangkat F5. Proses memulai permainan akan lebih cepat 23,9% dibandingkan perangkat pada level sama. Selain itu terdapat terdapat juga fitur ‘jangan ganggu’ untuk bermain game. Saat panggilan masuk akan ditunjukkan sebagai notifikasi sehingga pengguna dapat bermain dengan tenang namun tetap memastikan tidak akan ada panggilan yang terlewat.

“OPPO F5 memiliki baterai dengan kapasitas 3200mAh dan teknologi continuous optimizing yang dapatmengelola aplikasi yang berjalan pada perangkat, memungkinkan pengguna menggunakan perangkatnya selama12 jam terus menerus,” kata Alinna. (*)