Peluru Nyasar di UNP masih Misteri

Wartawan : Heru Iriawan - Padang Ekspres • Editor : Elsy • 2017-12-07 14:25:42

Masih ingat peristiwa peluru nyasar di Universitas Negeri Padang (UNP) sebulan lalu? Hingga kemarin (6/12), belum diketahui pasti jenis peluru yang menyebabkan kaca jendela pecah dan konsen gedung rektorat itu bolong.

”Sampai saat ini kami belum mengetahui kaliber peluru dan senjata yang digunakan dalam peristiwa tersebut,” kata Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz, kemarin. 

Menurutnya, peluru yang ditemukan tersebut masih diamankan di bagian identifikasi di Polresta Padang. Peluru tidak dikirim ke laboratorium forensic (labfor) karena tidak ada pengaduan dari pihak yang dirugikan. ”Laporannya tidak ada. Makanya tidak dikirim ke labfor untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan dan peluru itu,” lanjutnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga belum memproses kejadian tersebut karena tidak ada laporan dari pihak bersangkutan. Meski begitu, pihaknya dan Denpom 1/4 Padang tetap melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. ”Kami masih melakukan penyelidikan terkait peluru nyasar tersebut,” jelas Kapolres.

Diketahui, peluru berwarna putih ditemukan di UNP dan memecahkan sebuah kaca dan membolongi sebuah konsen jendela bulan lalu. Dua butir peluru menembus jendela lantai III gedung Rektorat UNP. Kejadian baru diketahui keesokan hari (21/11).

Mei 2010, peluru nyasar melukai mahasiswi jurusan sosiologi UNP bernama Astuti. Beruntung pada kejadian kedua, tidak ada korban jiwa maupun korban luka karena diduga peristiwa itu berlangsung malam, saat kampus dalam keadaan kosong.

Kala itu, Kapolsek Padang Utara, Kompol Zulkafde mengatakan, setelah pihaknya melakukan olah TKP, dua butir proyektil peluru tersebut diamankan sebagai barang bukti. 

”Kita akan kirimkan proyektil peluru ini ke Labfor Forensik Cabang Medan untuk melakukan penelitian proyektil peluru. Kita tunggu saja hasilnya keluar,” ungkapnya seperti diberitakan Padang Ekspres sebelumnya. (*)