Perkokoh Persatuan Bangsa

Wartawan : Rudi Effendi - Padang Ekspres • Editor : Elsy • 2017-12-07 14:29:56

Di tengah keterbatasan ekonomi, akses dan peluang serta tingginya persaingan, kadang kala tanpa sadar sebagian warga negara maupun kelompok masyarakat tertentu, kehilangan nasionalisme dan kekuyatan sebagai bangsa yang bersatu.

Bahkan, muncul primodialisme yang tinggi sebagai konsekuensi logis dari keadaan nasional. Untuk mengantisipasi hal tersebut, seluruh elemen bangsa mesti memperkokoh persatuan dan meningkatkan semangat nasionalisme.

Hal tersebut mengemuka dalam kuliah umum Ketum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Auditorium Universitas Negeri Padang, kemarin (6/11).

”Belakangan, munculnya semangat keagamaan yang tinggi yang secara positif menggairahkan kehidupan masyarakat dan spirit keagamaan. Namun, hal ini rentan terjadi primodialitas baru,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin itu.

Hal ini, tambah dia,  ditambah lagi dengan munculnya kompetisi yang tidak sehat. Mau tak mau membutuhkan identitas baru. Selain identitas yang muncul dari spsirit keagamaan, namun juga sentimen primordial lain seperti kelompok suku, dan berbagai kelompok lainnya. Orang mesti mencari jati dirinya setelah terasing dari berbagai persaingan. 

Lalu, kondisi global di mana Indonesia menjadi pasar dari kekuatan ekonomi dan ideologis dunia, pertempuran antarperadaban, barat timur, islam barat. Sehingga, Indonesia bisa menjadi lahan tarik menarik pertempuran global bila tidak mengantisipasi.  ”Kegairahan ini harus didorong,” jelasnya. (*)