Kota Ternyaman di Dunia untuk Pejalan Kaki

Wartawan : • Editor : Elsy • 2017-04-06 13:20

Banyak penelitian mengenai kota terbaik untuk hidup, kota terbaik untuk berinvestasi, sampai kota terbaik untuk mencari kekasih. Namun, belum banyak penelitian mengenai kota terbaik untuk pejalan kaki. Selain menghemat uang, berjalan kaki juga menyehatkan diri. Tentu saja hal tersebut dapat dicapai dengan berjalan kaki di kawasan yang teduh dan bebas asap kendaraan bermotor. 

Dilansir dari CNN Indoonesia pada Kamis (6/4), ada beberapa situs yang membuat peringkat kota terbaik untuk pejalan kaki. Peringkat yang paling terbaru dirilis oleh The Culture Trip pada tahun ini. Berikut ini ialah sepuluh kota terbaik untuk pejalan kaki versi situs tersebut:

1. Florence, Italia

Pusat kota Florence, Italia, hanya bisa dilalui oleh kendaraan umum atau kendaraan pribadi dengan surat izin khusus. Selebihnya, penduduk diminta untuk berjalan kaki. Berjalan kaki di Florence bukan hal yang menyebalkan, karena kota ini dikelilingi oleh bangunan bersejarah yang indah. 

Mulai dari kawasan Cattedrale di Santa Maria del Fiore, Ponte Vecchio, sampai Piazzale Michelangelo, bakal membuat pejalan kaki serasa melintasi kisah sejarah. Jika lelah, pejalan kaki bisa minggir sejenak di kafe atau bar yang buka usaha di setiap bloknya.

2. New York, Amerika Serikat

Kota ini disebut sebagai kota terbaik untuk pejalan kaki di Amerika Serikat. Selain memiliki trotoar yang luas, seluruh bloknya juga diberi nama beserta nomor yang tertera dengan jelas. 

Cobalah berjalan kaki di Times Square, Fifth Avenue, atau melintas dari Jembatan Brooklyn ke Clinton Hill. Bersantai di Central Park bisa dijadikan pilihan jika kaki sudah lelah melangkah.

3. Marrakesh, Maroko

Kawasan yang masuk dalam daftar bersejarah versi UNESCO ini memang lebih menarik untuk dikelilingi sambil berjalan kaki. Ruas jalannya yang berbentuk labirin membuat sensasi berpetualang semakin terasa, belum lagi bangunannya yang dihiasi cat berwarna-warni.

Masjid Koutoubia, reruntuhan bangunan El Badi Palace, Jemaa El-Fnaa Square, dan Menara Gardens adalah beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi sambil berjalan kaki. 

4. Paris, Perancis

Tak perlu buru-buru mengelilingi Paris, karena Kota Mode ini menawarkan banyak hal menarik, terutama bagi mereka yang menjelajah sambil berjalan kaki. Telah banyak kawasan bebas kendaraan bermotor di sana, jadi pejalan kaki bisa dengan nyaman melangkah tanpa terkepung asap atau menghindar dari terjangan kendaraan bermotor.

Cobalah untuk melintas di kawasan Sungai Siene, Taman Jardin des Tuileries, Museum The Louvre, Île de la Cité, Notre Dame atau Sacré-Cœur. Sebelum ke Menara Eiffel, bisa juga mampir ke kawasan Latin Quarter atau Montmartre untuk bersantai sambil mengisi perut.

5. Vancouver, Kanada

Vancouver hanyalah kota terbesar ketiga di Kanada, namun merupakan kota terbaik untuk pejalan kaki di sana. Banyak penduduknya yang lebih memilih untuk berjalan kaki karena pemerintah kotanya memberi banyak pilihan kendaraan umum dari satu titik ke titik lainnya.

Salah satu kawasan bagi pejalan kaki yang populer ialah False Creek, Granville Island, Stanley Park, Lions Gate Bridge, dan North Vancouver.

6. Buenos Aires, Argentina

Disebut sebagai ‘Paris di Amerika Selatan’, kota ini dikenal dengan banyaknya bangunan tua bergaya Eropa. Berjalan kaki di kawasan La Boca menjadi hal yang wajib dilakukan bagi penggemar seni, karena bakal melintasi Caminito dan Galeri Fundación Proa.

Bisa juga melintasi Recoleta, kawasan mewah yang dikelilingi banyak butik dan kafe. Di sana juga ada beberapa objek wisata, seperti makam Eva Perón di Cementerio de la Recoleta dan instalasi seni karya Eduardo Catalano.

7. Dubrovnik, Kroasia

Seluruh kawasan Kota Tua dinyatakan sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor, sehingga tak ada alasan untuk tidak berjalan kaki ketika berkunjung. Kota Tua menyimpan banyak objek wisata sejarah, seperti kawasan Stradun yang dibangun pada abad ke-16.

Jangan lupa juga untuk mengunjungi kawasan perairannya, Lapad Peninsula, yang disebut Hampir mirip seperti Pantai Copacabana di Brasil.

8. Melbourne, Australia

Kota terbesar kedua di Australia ini dikelilingi oleh banyak bangunan tua bergaya Eropa, yang berdampingan dengan bangunan baru bergaya minimalis. Kawasan terbaik untuk berjalan kaki di sini ialah Yarra River, Alexandra Gardens, Royal Botanic Gardens dan St. Kilda.

Tak pinggiran kota, pusat kotanya pun masih bisa dilalui dengan nyaman sambil berjalan kaki. Cobalah berjalan kaki dari sore menjelang malam hari di pusat kota, sebelum memilih mampir ke salah satu kafe atau barnya.

9. Boston, Amerika Serikat

Boston memiliki banyak kawasan yang menyimpan kisah bersejarah, seperti Taman Christopher Columbus, Institute of Contemporary Art, Freedom Trail, King’s Chapel, sampai Bunker Hill Monument.

Jika ingin mengirup udara segar, pejalan kaki bisa melintasi Harbor Walk, kawasan sepanjang 64,3 kilometer yang bertepian dengan perairan Boston. Bagi yang gemar berfoto, bisa melintasi kawasan Beacon Hill yang disebut sebagai kawasan paling fotogenik di Boston.

10. Vientiane, Laos

Budaya Perancis dan Laos berpadu di kota ini, sehingga tata ruangnya lebih rapi dan serba luas. Berjalan kaki di kawasan yang bertepian langsung dengan Sungai Mekong ini juga menjadi terasa lebih nyaman.

Mulailah berjalan kaki dari Stupa Buddha Pha That Luang sampai Monumen Patuxay. Setelah itu lanjutkan berjalan kaki ke Kuil Buddha Sisaket, sebelum akhirnya mampir untuk mengisi perut atau berbelanja oleh-oleh di sekitarnya.