Lima Pemain SSB Tabiang Wakili Sumbar

Wartawan : Taufik Hidayat - Padang Ekspres • Editor : Elsy • 2017-11-15 12:53:04

Porsadin Tingkat Nasional di Jatim

Sebanyak lima pemain dari Sekolah Sepakbola (SSB) PSTS Tabiang terpilih mewakili Sumbar pada Pekan Olahraga dan Seni Diniyah Takmiliyah (Porsadin) ke-3 cabang olahraga futsal di Pasuruan Provinsi Jawa Timur. Lima pemain binaan SSB PSTS Tabiang itu akan memperkuat tim Futsal Santri MDTA Taqwa Palapa yang sukses menjuarai Porsadin tingkat Sumbar di Bukittinggi, beberapa waktu lalu.

Kelima pemain PSTS Tabiang yang akan tampil pada putaran final tingkat nasional tersebut adalah Azka Anzales, Muhammad Ibrahimovich, Vigo Maulana, Zhilan Sandy Fadrian, dan Harsya Wabil Pradana.

Terpilihnya lima pemain tersebut berdasarkan pemilihan pemain-pemain terbaik di tingkat provinsi. Dimana tim juara berhak mengirimkan lima pemain, sedangkan empat lainnya dipilih dari beberapa tim lain yang dinilai memiliki kemampuan untuk memperkuat tim untuk berlaga di tingkat nasional.

Pelatih SSB PSTS Tabiang, Jasrizul yang ditemui Padang Ekspres usai memimpin latihan timnya di Lapangan PSTS Tabiang, kemarin (12/11) mengatakan, sebagai salah satu SSB yang dikenal cukup banyak membina beberapa pemain muda di Sumbar, mereka tidak hanya mengajarkan bagaimana anak-anak bisa bermain sepakbola.

”Di sini kami tidak hanya main bola. Lebih dari itu ditekankan kepada anak-anak untuk bisa menjaga sikap, disiplin, dan juga keagamaan juga,”  katanya.

Untuk lima pemainnya yang akan beralaga di tingkat nasional, pria yang akrap disapa Jul itu menjelaskan pemain yang dilepas adalah anak-anak U-12. ”Ya memang di Porsadin kali ini kelahiran 2006. Dan pemain yang kami kirim adalah yang terbaik di usianya,” jelas Jul.

Untuk di SSB PSTS Tabiang sendiri, terdapat 100-an anak-anak di berbagai kelompok usia yang terus berlatih. Khusus untuk anak U-12 tahun, mereka berlatih secara rutin tiga kali seminggu. ”Anak-anak latihan setiap Minggu, Rabu, dan Jumat,” terangnya.

Dalam latihan, pembinaan karakter adalah hal yang paling diutamakan. Bagaimanapun dengan usia anak-anak yang masih dini, maka karakter adalah hal terpenting yang harus dibangun, sehingga ketika menginjak usia dewasa nanti pribadi itu akan mengakar.

Tim Futsal Santri MDTA Taqwa Palapa sendiri direncanakan bertolak ke Pasuruan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padangpariaman, Kamis (16/11) mendatang. Meski tidak menetapkan target yang muluk-muluk, harapan tim pelatih PSTS Tabiang adalah para pemainnya bisa tampil maksimal dan menimba pengalaman pada kejuaraan tersebut. (*)