Perbasi Tunjuk Pelatih Fictor Roring

Wartawan : JPNN • Editor : Elsy • 2017-11-15 12:56:43

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) menargetkan prestasi tim nasional bola basket putra dan putri, yang kini memiliki pelatih baru, semakin meningkat di SEA Games 2019  SEA Games  di Filipina.

”Pasti kami berharap prestasi di SEA Games 2019 bisa di atas pencapaian sebelumnya. Kami berusaha agar timnas putra meraih medali emas dan timnas putri minimal medali perak,” ujar Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Perbasi Syailendra Bakrie kepada awal media  di Jakarta, kemarin.

Sebagai informasi, prestasi tim nasional bola basket putra Indonesia di SEA Games ke-29 di Malaysia tahun 2017 adalah meraih  medali perak. Itu merupakan medali perak keempat timnas putra di SEA Games setelah sebelumnya mencatatkan prestasi serupa pada penyelenggaraan tahun 2001, 2007 dan 2015. Sampai saat ini, medali perak masih menjadi prestasi tertinggi timnas putra di SEA Games.

Timnas putri berhasil memperoleh perunggu di SEA Games ke-29 di Malaysia. Ini merupakan perunggu kedua timnas putri sepanjang keikutsertaan di SEA Games, setelah sebelumnya mendapatkan medali yang sama pada SEA Games 1997, Jakarta.Prestasi terbaik timnas putri adalah meraih medali perak yang ditorehkan di SEA Games ke-28 tahun 2015 di Singapura.

Demi menuntaskan target tersebut, BTN Perbasi telah menunjuk pelatih baru untuk timnas bola basket putra dan putri yang akan bekerja sampai SEA Games 2019, Filipina. Timnas bola basket putra akan dilatih oleh Fictor Gideon Roring, menggantikan posisi Wahyu Widayat Jati. Di posisi manajer, yang sebelumnya diisi Suhadi, ada nama Andiko Ardi Purnomo. ”Untuk timnas putri pelatih belum ditentukan, tetapi manajernya adalah Wahyu Gunarto,” tutur Syailendra.

Wahyu Gunarto, juga dikenal dengan nama Njoo Lie Wen, adalah manajer timnas bola basket putri pada SEA Games ke-29 di Malaysia, 2017. Adapun pelatih timnas putri di SEA Games tersebut adalah Kim Dong-won. 

Sementara untuk Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia, Syailendra Bakrie mengatakan pihaknya tidak menargetkan prestasi apapun. ”Mengingat lawan-lawannya berada di level Asia, kami akan mencoba memberikan yang terbaik tanpa target medali,” kata Syailendra. (*)