Latihan Perdana Timnas Tertutup

Wartawan : JPNN • Editor : Elsy • 2017-11-15 13:12:51

Baru 24 Pemain yang Bergabung

PSSI sepertinya mulai berhati-hati dengan kekuatan tim nasional (timnas) proyeksi Asian Games 2018 mendatang. Itu terlihat dari keputusan mereka untuk memproteksi performa tim besutan Luis Milla itu dari pengamatan publik. Buktinya, saat sesi latihan perdana di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, sore kemarin (14/11) dibuat latihan tertutup. 

Ya, awak media yang sudah tiba di stadion sejak siang hari, dilarang untuk masuk ke dalam stadion alias hanya disentralisasikan ke loby stadion. Menurut salah satu petugas keamanan, larangan untuk awak media masuk ke stadion itu adalah instruksi dari PSSI. ”Kami hanya menjalankan instruksi,” tegasnya. 

Hasilnya, para awak media tidak bisa melakukan pengamatan langsung terhadap program latihan yang diberikan oleh Milla kepada para pemain. Namun, Bima Sakti, asisten pelatih Timnas, menjelaskan bahwa, dia juga tidak tahu dengan adanya larangan peliputan terhadap latihan perdana timnas menjelang uji coba internasional itu. 

”Saya juga baru tahu kalau ini program latihan tertutup. Saya pikir, ini adalah kebijakan dari pengelola stadion bukan dari Luis Milla,” kata Bima. ”Tapi, saya pastikan kami tidak akan menutup informasi apapun terkait perkembangan pemain dan tim kepada masyarakat, apalagi ke media,” papar mantan pemain Persiba Balikpapan itu. 

Dia lantas menjelaskan, latihan yang berlangsung hampir dua jam tersebut dimaksimalkan ke semua lini. Mulai dari lini bertahan, kemudian posisi tengah yang seharusya berfungsi sebagai dapur permainan tim. Tapi, lebih dari itu, lanjut Bima, mereka lebih memaksimalkan penajaman lini depan dalam melakukan finishing. 

Dalam latihan tersebut, dari total 33 pemain yang dipanggil oleh Milla, baru 24 pemain yang bergabung dalam latihan perdana itu. Mayoritas dari mereka adalah pemain U-22 yang diproyeksikan untuk memperkuat Indonesia di Asian Games Jakarta dan Palembang, 2018 mendatang. Padahal, khusus untuk Timnas U-22, Milla memanggil 25 pemain. 

Salah satu pemain dari Garuda Muda –julukan Timnas U-22—yang absen tersebut, adalah Yabes Roni, pemain Bali United. Bima mengatakan bahwa, Yabes belum bisa bergabung karena ada masalah keluarga. ”Dia (Yabes, red) izin untuk beberapa hari karena ada keluarganya yang meninggal,” timpal Bima.

Illija Spasojevic, striker naturalisasi Bhayangkara FC yang baru saja dipercayakan oleh Milla dalam timnas senior, mengaku senang dengan kepercayaan itu. Dia bahkan sudah bertekad untuk memberikan semua kemampuan terbaiknya dalam kesempatan itu. ”Saya baru bergabung dengan latihan tim pada Jumat besok,” kata Spaso.

Latihan tersebut adalah persiapan menjelang uji coba internasional melawan Timnas Syiria U-23, besok (16/11) dan Sabtu (18/11). Serta uji coba ketiga, melawan Timnas Guyana pada 25 November. Nah, untuk dua uji coba terakhir, tim yang akan diturunkan oleh Milla adalah timnas senior yang dipadu dengan beberapa pemain muda. (*)