Kemendikbud Hidupkan kembali Gala Siswa

Wartawan : JPNN • Editor : Elsy • 2017-11-15 13:13:22

Liga Sepakbola Jenjang SMP Mulai Tingkat Kecamatan

Liga sepakbola yang berbasis siswa atau gala siswa sudah lama mati. Kemendikbud bersama KONI dan PSSI akhirnya menghidupkan kembali Gala Siswa Indonesia 2018. Liga yang cukup panjang mulai Januari sampai Desember tahun depan.

Peluncuran Gala Siswa Indonesia 2018 dipimpin langsung Mendikbud Muhadjir Effendy, Ketua KONI Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman, dan Sekjen PSSI Ratu Tisya Destria. 

”Kenapa gala siswa ini sepak bola, karena olah raga ini cukup populer di kalangan masyarakat,” kata Muhadjir di Jakarta Senin malam (13/11). Dia optimis gala siswa yang hidup kembali ini bisa berlangsung meriah.

Muhadjir menjelaskan untuk tahap awal, liga pelajar se-Indonesia ini khusus untuk SMP saja. Dia mengakui idealnya digelar sejak jenjang SD. Tetapi sebagai permulaan, Kemendikbud memilih jenjang SMP terlebih dahulu.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengatakan, menggelar gala siswa sepak bola di jenjang SD butuh tenaga ekstra. Sebab yang diurus terlalu kecil. ”Kemudian yang SMA juga butuh tenaga ekstra. Karena sudah besar biasanya suka ribut,” katanya. Dia berjanji jika gala siswa jenjang SMP ini berjalan lancar akan dibuka juga untuk jenjang lainnya.

Registrasi gala siswa dimulai Januari tahun depan. Kemudian liga tingkat kecamatan 1-14 Februari. Berikutnya tingkat kabupaten/kota dilaksanakan pada 1 Maret - 14 Agustus. Kemudian tingkat provinsi 1-14 September. Dan puncaknya tingkat nasional dilaksanakan 10-16 Oktober. ”Akhir tahun juara nasional diikutkan kompetisi internasional,” kata Muhadjir.

Dia menuturkan ada 58 juta lebih siswa di Indonesia. Sayangnya mencari sebelas bibit sepak bola yang bisa mengalahlan Malaysia atau Thailand susah. ”Bisa jadi ada yang salah dengan penelusuran bakatnya. Gala siswa bisa jadi ajang pencarian bakat yang baik,” jelasnya.

Kalangan sekolah menyambut baik digelarnya gala siswa jenjang SMP itu. Kepala SMPN 4 Tangerang Selatan Rita Juwita mengatakan, ada guru olahraga di sekolahnya yang bakal mengikuti pelatihan menjadi pelatih sepak bola sekolah. ”Sebagai ketua KONI Tangerang Selatan, saya mendukung. Siswa pasti antusias,” jelasnya kemarin (14/11).

Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 22 Setiabudi Pamulang Bidang Kesiswaan Roni Boan Elarika menjelaskan di sekolahnya ada peminatakan ekstra kurikuler sepak bola. ”Sekolah menyiapkan waktu latihan Senin dan Kamis,” jelasnya. SMP Muhammadiyah 22 Setiabudi Pamulang juga bekerja sama dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Vila 2000 untuk pembinaan anak-anak.

”Ada yang sampai tembus timnas U-19. Yaitu Rafli Mursalim,” katanya. Dia beraharap akan banyak siswa di sekolahnya yang berprestasi di bidang sepak bola. Apalagi sudah disiapkan event sepak bola antar pelajar gala siswa. Menurut dia sepak bola juga menanamkan pendidikan karakter untuk siswa.

Sekjen PSSI Ratu Tisya Destria menyambut baik dihidupkannya Gala Siswa Indonesia 2018. Dia berharap turnamen ini bisa berjalan rutin setiap tahun. Kemudian menjadi wahana pembibitan generasi muda sepak bola tanah air. ”Urusan teknis kompetisi akan terus kita bahas bersama Kemendikbud dan KONI,” tuturnya. (*)